BADAN KETON
A.
Definisi
Badan Keton
Badan
keton merupakan tiga senyawa yang diproduksi ketika asam lemak dipecah untuk
energi dalam hati dan ginjal, larut dalam air. Dua dari tiga digunakan sebagai sumber
energi di jantung dan otak sementara yang ketiga adalah produk limbah yang dikeluarkan
dari tubuh. Di otak, badan keton adalah sumber penting dari energi
selama berpuasa. Meskipun disebut "badan", mereka zat terlarut,
bukan partikel. Ketiga badan keton endogen adalah aseton, asam asetoasetat, dan
asam beta-hidroksibutirat, meskipun asam beta-hidroksibutirat secara teknis
bukan keton melainkan asam karboksilat.
Badanketon
lain seperti beta-ketopentanoate dan beta-hydroxy pentanoate dapat dihasilkan
sebagai hasil dari metabolisme trigliserida sintetis seperti triheptanoin.
Badan
keton dapat digunakan untuk energi. Badan keton yang diangkut dari hati
ke jaringan lain, di mana asetoasetat dan beta-hidroksibutirat dapat
dikonversi menjadi asetil-CoA untuk menghasilkan energi, melalui siklus asam
sitrat. Jantung mendapat sedikit energi dari badan keton kecuali dalam keadaan
khusus, terutama menggunakan asam lemak. Otak mendapat porsi energi dari badan
keton ketika glukosa kurang tersedia (misalnya, selama puasa, olahraga berat,
rendah karbohidrat, diet ketogenik dan pada neonatus). Dalam hal glukosa darah
yang rendah, sebagian besar jaringan lain memiliki sumber energi tambahan
selain badan keton (seperti asam lemak), tetapi otak tidak. Setelah diet telah
diubah untuk menurunkan glukosa darah selama 3 hari, otak mendapatkan 25%energi
dari badan keton. Setelah sekitar 4 hari, ini berjalan sampai 70% (selama tahap
awalotak tidak membakar keton, karena mereka merupakan substrat yang penting
untuk sintesislipid di otak).
B.
Tujuan
Tujuan Praktikum adalah
Untuk mengetahui adanya badan keton pada urin sampel.
C.
Indikasi
Faktor
faktor pemicu yang paling umum dalam perkembangan Diabetic Ketoacidosis (DKA)
adalah infeksi, infark miokardial, trauma, ataupun kehilang aninsulin. Semua
gangguan gangguan metabolik yang ditemukan pada DKA (diabeticketoacidosis)
adalah tergolong konsekuensi langsung atau tidak Menurunnya transport glukosa
kedalam jaringan jaringan tubuh akan menimbulkan hyperglycaemia yang meningkatkan
glycosuria. Meningkatnya lipolysis akan menyebabkan over-produksiasam asam
lemak, yang sebagian diantaranya akan dikonversi (dirubah) menjadi ketone,
menimbulkan keton naemia, asidosis metablik dan ketonuria. Glycosuria akan menyebabkan
diuresis osmotik, yang menimbulkan kehilangan air dan elektrolite-seperti
sodium, potassium, kalsium, magnesium, fosfat dan klorida. Dehidrasi,
bilaterjadi secara hebat, akan menimbulkan uremia pra renal dan dapat menimbulkan
shock hypofolemik. Asidodis metabolik yang hebat sebagian akan
dikompensasi oleh peningkatan derajad ventilasi (peranfasan Kussmaul).
Muntah muntah juga biasanya sering terjadi dan akan mempercepat kehilangan air
dan elektrolite. Sehingga, perkembangan DKA adalah merupakan rangkaian
dari iklus interlocking vicious yang seluruhnya harus diputuskan untuk membantu
pemulihan metabolisme karbohidrat danlipid normal.
D.
Kontra
Indikasi
Uji
keton positif dapat dijumpai pada : Asidosis diabetic (ketoasidosis),kelaparan
atau malnutrisi, diet rendah karbohidrat, berpuasa, muntah yang
berat, pingsan akibat panas, kematian janin. Pengaruh obat : asam
askorbat, senyawalevodopa, insulin, isopropil alkohol, paraldehida, piridium,
zat warna yang digunakanuntuk berbagai uji (bromsulfoftalein dan
fenosulfonftalein).
E.
Prosedur
Pemeriksaan
Natriun
nitroprussida dalam suasana alkalis dapat mereduksi aseton dan asam asetoasetat
menghasilkan warna ungu. Tes ini sangat peka terhadap aseton danasetoasetat,
namun tidak dapat digunakan untuk mendeteksi asam beta hidroksibutirat
F.
Hasil
Pada tabung
sampel tidak terdapat perubahan warna menjadi keunguan (tetap hijau
kekuningan), sedangkan pada tabung control positif yang ditambah kanaseton
terjadi perubahan warna pada bagian tengah larutan menjadi keunguan.Tidak
adanya perubahan warna menjadi ungu menandakan hasil negative.Hasil negative
artinya urin sampel tidak mengandung aseton dan asetoasetat. Hasilini tidak
dapat memastikan sampel tidak menderita Diabetes Melitus, karena asetonterbanyak
yang diproduksi tubuh adalah asam beta hidroksibutirat yang tidak dapatdiuji
pada tes ini.
why not try these out dildos,real dolls,dog dildo,wholesale sex toys,cheap sex toys,sex toys,sex toys,cheap sex toys,cheap sex toys browse this site
BalasHapus