Selasa, 05 November 2013

Definisi Badan Keton



BADAN KETON

A.   Definisi Badan Keton
Badan keton merupakan tiga senyawa yang diproduksi ketika asam lemak dipecah untuk energi dalam hati dan ginjal, larut dalam air. Dua dari tiga digunakan sebagai sumber energi di jantung dan otak sementara yang ketiga adalah produk limbah yang dikeluarkan dari tubuh. Di otak, badan keton adalah sumber penting dari energi selama berpuasa. Meskipun disebut "badan", mereka zat terlarut, bukan partikel. Ketiga badan keton endogen adalah aseton, asam asetoasetat, dan asam beta-hidroksibutirat, meskipun asam beta-hidroksibutirat secara teknis bukan keton melainkan asam karboksilat.
Badanketon lain seperti beta-ketopentanoate dan beta-hydroxy pentanoate dapat dihasilkan sebagai hasil dari metabolisme trigliserida sintetis seperti triheptanoin.
Badan keton dapat digunakan untuk energi. Badan keton yang diangkut dari hati ke jaringan lain, di mana asetoasetat dan beta-hidroksibutirat dapat dikonversi menjadi asetil-CoA untuk menghasilkan energi, melalui siklus asam sitrat. Jantung mendapat sedikit energi dari badan keton kecuali dalam keadaan khusus, terutama menggunakan asam lemak. Otak mendapat porsi energi dari badan keton ketika glukosa kurang tersedia (misalnya, selama puasa, olahraga berat, rendah karbohidrat, diet ketogenik dan pada neonatus). Dalam hal glukosa darah yang rendah, sebagian besar jaringan lain memiliki sumber energi tambahan selain badan keton (seperti asam lemak), tetapi otak tidak. Setelah diet telah diubah untuk menurunkan glukosa darah selama 3 hari, otak mendapatkan 25%energi dari badan keton. Setelah sekitar 4 hari, ini berjalan sampai 70% (selama tahap awalotak tidak membakar keton, karena mereka merupakan substrat yang penting untuk sintesislipid di otak).

B.     Tujuan
Tujuan Praktikum adalah Untuk mengetahui adanya badan keton pada urin sampel.

C.     Indikasi
Faktor faktor pemicu yang paling umum dalam perkembangan Diabetic Ketoacidosis (DKA) adalah infeksi, infark miokardial, trauma, ataupun kehilang aninsulin. Semua gangguan gangguan metabolik yang ditemukan pada DKA (diabeticketoacidosis) adalah tergolong konsekuensi langsung atau tidak Menurunnya transport glukosa kedalam jaringan jaringan tubuh akan menimbulkan hyperglycaemia yang meningkatkan glycosuria. Meningkatnya lipolysis akan menyebabkan over-produksiasam asam lemak, yang sebagian diantaranya akan dikonversi (dirubah) menjadi ketone, menimbulkan keton naemia, asidosis metablik dan ketonuria. Glycosuria akan menyebabkan diuresis osmotik, yang menimbulkan kehilangan air dan elektrolite-seperti sodium, potassium, kalsium, magnesium, fosfat dan klorida. Dehidrasi, bilaterjadi secara hebat, akan menimbulkan uremia pra renal dan dapat menimbulkan shock hypofolemik. Asidodis metabolik yang hebat sebagian akan dikompensasi oleh peningkatan derajad ventilasi (peranfasan Kussmaul). Muntah muntah juga biasanya sering terjadi dan akan mempercepat kehilangan air dan elektrolite. Sehingga, perkembangan DKA adalah merupakan rangkaian dari iklus interlocking vicious yang seluruhnya harus diputuskan untuk membantu pemulihan metabolisme karbohidrat danlipid normal.

D.     Kontra Indikasi
Uji keton positif dapat dijumpai pada : Asidosis diabetic (ketoasidosis),kelaparan atau malnutrisi, diet rendah karbohidrat, berpuasa, muntah yang berat, pingsan akibat panas, kematian janin. Pengaruh obat : asam askorbat, senyawalevodopa, insulin, isopropil alkohol, paraldehida, piridium, zat warna yang digunakanuntuk berbagai uji (bromsulfoftalein dan fenosulfonftalein).

E.     Prosedur Pemeriksaan
Natriun nitroprussida dalam suasana alkalis dapat mereduksi aseton dan asam asetoasetat menghasilkan warna ungu. Tes ini sangat peka terhadap aseton danasetoasetat, namun tidak dapat digunakan untuk mendeteksi asam beta hidroksibutirat
F.      Hasil
Pada tabung sampel tidak terdapat perubahan warna menjadi keunguan (tetap hijau kekuningan), sedangkan pada tabung control positif yang ditambah kanaseton terjadi perubahan warna pada bagian tengah larutan menjadi keunguan.Tidak adanya perubahan warna menjadi ungu menandakan hasil negative.Hasil negative artinya urin sampel tidak mengandung aseton dan asetoasetat. Hasilini tidak dapat memastikan sampel tidak menderita Diabetes Melitus, karena asetonterbanyak yang diproduksi tubuh adalah asam beta hidroksibutirat yang tidak dapatdiuji pada tes ini.

1 komentar: